Perbedaan Antara Proposal dan Skripsi

anakpelajar.com – Ini Bedanya Antara Proposal dan Skripsi, Proposal dan skripsi merupakan dua hal yang berbeda. Banyak hal yang membedakan dari keduanya. Namun Anda juga bisa menemukan sekian persamaan yang terdapat di dalamnya.

Sebelum mengetahui apa saja perbedaan dari Proposal dan skripsi ini, mari kita mengetahui terlebih dahulu, dari mana kedua kata ini berasal.

Asal Mula Kata Proposal dan Skripsi

Proposal diambil dari kata propose yang berasal dari bahasa Inggris yang berarti pengajuan, permohonan. Sementara menurut para ahli, propose sendiri berarti mengajukan.
Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, proposal berarti, rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.

Kemudian skripsi, merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan karya ilmiah, berupa paparan tulisan. Isinya adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir, guna memenuhi persyaratan gelar akademis ataupun kualifikasi profesional.

Sama halnya dengan yang dijelaskan di KBBI, bahwa skripsi adalah karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya. Para ahli lainnya juga berpendapat, bahwa skripsi adalah sebuah karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa program sarjana dari hasil penelitiannya, atas dasar analisis data primer dan teknik analisis data sekunder (Drs. Jarwanto (1992).

Perbedaan Proposal dan Skripsi Berdasarkan Tujuannya

Anda sudah satu tahap mengetahui beda proposal dan skripsi dari asal kata serta pengertiannya. Kini, mari kita lebih dalam lagi mengupas perbedaan dari keduanya.
Jumlah proposal, biasanya hanya dibuat hingga Bab III, sementara pada skripsi bisa mencapai Bab V atau Bab VI. Dimana tujuan dari keduanya berbeda.

Untuk proposal, biasanya digunakan sebagai usulan rencana kegiatan, baik berupa permohonan, pengajuan, atau penawaran. Baik berupa ide, gagasan, atau rencana kegiatan, kepada pihak lain, yang ditujukan untuk mendapatkan persetujuan, bantuan dana, atau yang lainnya.

Proposal merupakan bentuk perantara yang dibuat secara tertulis untuk memberikan gambaran terhadap rencana yang akan dilakukan. Secara keseluruhan, isi dari proposal sebaiknya memang mudah dimengerti agar proses persetujuan baik itu izin atau dana bisa lebih mudah didapat.

Sedangkan skripsi, seperti yang telah disinggung di atas, bahwa ini merupakan kaya tulis ilmiah yang membahas suatu permasalahan dalam bidang ilmu tertentu. Yang akan dilakukan oleh mahasiswa kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan berdasarkan kegiatan nyata.

Adapun tujuan pembuatan skripsi untuk menyajikan hasil temuan penelitian secara ilmiah, yang akan berguna bagi pengembangan ilmu.
Di dalam skripsi pun dikenal sebutan proposal skripsi. Dimana proposal skripsi merupakan garis besar dari materi permasalahan dan metode penelitian yang akan diuraikan dalam skripsi. Kemudian proposal skripsi akan diajukan setelah judul skripsi disetujui terlebih dahulu oleh Dosen Pembimbing.

Perbedaan Proposal dan Skripsi Berdasarkan Fungsinya

Beda proposal dan skripsi juga bisa terlihat dari fungsinya, di antaranya:

Pada bidang penelitian umum, proposal bisa berfungsi sebagai dasar untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan sosial, budaya, agama, ekonomi, dan bidang lainnya. Kemudian pada bidang usaha atau bisnis, maka proposal bisa berfungsi sebagai gambaran dan proyeksi dalam mendirikan suatu usaha.

Fungsi proposal juga untuk memberikan informasi tentang suatu kegiatan ketika hendak mengajukan dana untuk pelaksanaan kegiatan, misalnya perayaan, seminar, pelatihan, atau yang lainnya yang disampaikan secara detail. Berikutnya bila digunakan dalam sebuah proyek, maka proposal berfungsi sebagai dasar melakukan tender, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.

Berikutnya skripsi, jika di dalam bidang pendidikan, maka karya ilmiah ini ditujukan untuk eksplorasi dan pemecahan masalah pendidikan. Sedangkan dalam bidang non pendidikan, maka karya ilmiah ini ditujukan untuk pemecahan masalah keilmuan yang sesuai dengan bidang program studi mahasiswa tersebut.

Hasil penelitian pembuatan skripsi dikaji berdasarkan fenomena yang terdapat di masyarakat dan relevan dengan penelitian-penelitian yang dilaksanakan sebelumnya. Kemudian akan ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, berdasarkan hasil penelitian dan observasi lapangan.

Perbedaan Proposal dan Skripsi Berdasarkan Jenis

Beda proposal dan skripsi berdasarkan jenisnya masing-masing, Proposal dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

  • Proposal kegiatan
    Proposal jenis ini seringkali digunakan untuk mengajukan pengajuan rencama kegiatan, permohonan dana, baik sifatnya individu ataupun kelompok.
  • Proposal bisnis
    Jenis proposal yang kedua, yaitu proposal yang digunakan di dunia bisnis, seperti proposal pendirian suatu usaha, proposal kerjasama antar perusahaan, atau yang lainnya.
  • Proposal penelitian
    Untuk proposal yang ketiga, biasanya digunakan dalam bidang akademisi, seperti proposal pengajuan penelitian, contohnya adalah skripsi, tesis, dan yang lainnya.
  • Proposal proyek
    Proposal proyek juga kerap digunakan dalam dunia bisnis yang isinya merupakan rangkaian rencana kegiatan, seperti pada proposal proyek pembangunan.
    Selain jenisnya, proposal juga dibagi menjadi tiga bentuk, yaitu proposal formal, proposal semi formal, dan proposal non formal.

Skrispi juga memiliki empat jenis, yaitu:

  • Skripsi Berdasarkan Metode Penelitian
    Jenis skripsi ini dibagi menjadi dua, yaitu skripsi kuantitatif dan skripsi kualitatif. Pada skripsi kuantitatif merupakan skripsi yang menggunakan metode pengambilan data. Penelitiannya sendiri akan membutuhkan survey atau kuisioner yang disebarkan kepada subjek penelitian. Untuk Skripsi kualitatif, metode pengambilan datanya berupa observasi lapangan atau wawancara yang biasanya menghabiskan waktu lebih lama.
  • Skripsi Berdasarkan Hasil Kajian Pustaka
    Jenis yang kedua yaitu skripsi jenis hasil kajian pustaka. Isi dari skripsi ini merupakan pembahasan atau pemecahan suatu topik atau masalah yang didasarkan pada pengkajian secara kritis dan mendalam terhadap bahan pustaka yang relevan dengan topik.
  • Skripsi Berdasarkan Hasil Penelitian Lapangan
    Skripsi jenis yang selanjutnya yakni dari berdasarkan penelitian lapangan. Untuk karya ilmiah jenis ini akan dilakukan dua jenis penelitian yaitu penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dan juga kuantitatif.
  • Skripsi Berdasarkan Hasil Pengembangan
    Jenis yang terakhir yaitu berdasarkan hasil pengembangan. Yang bisa didapat dari beberapa pendapat para ahli, sehingga bisa didapat kesimpulan yang dibuat secara sistematis dan terperinci.

Unsur-Unsur Para Proposal dan Skripsi

Berikut ini adalah beda proposal dan skripsi berdasarkan unsurnya, Proposal akan mengandung:

  • Sampul
  • Latar Belakang
  • Nama Kegiatan
  • Tema
  • Tujuan
  • Jenis Kegiatan/Acara Kegiatan
  • Sarana Promosi
  • Estimasi Anggaran
  • Penutup
  • Susunan Kepanitiaan

Pada skripsi maka akan memiliki unsur-unsur seperti:

  • Bagian Awal
  • Sampul luar
  • Sampul Dalam
  • Persetujuan Pembimbing
  • Pengesahan Tim Penguji
  • Kata pengantar
  • Daftar isi
  • Daftar tabel
  • Daftar gambar
  • Daftar lampiran
  • Bagian Inti
  • Pendahuluan
  • Kajian Pustaka
  • Metode Penelitian
  • Hasil Penelitian
  • Pembahasan
  • Penutup
  • Bagian Akhir

Pada bagian ini, skripsi akan berisi daftar pustaka dan lampiran yang digunakan sebagai bahan acuan penyusunannya. Dari penjelasan di atas, Anda tentunya bisa mengambil kesimpulan beda proposal dan skripsi. Sehingga kini, Anda tahu bagaimana seharusnya skripsi maupun proposal sebaiknya dibuat dan diperuntukkan untuk apa. Semoga bermanfaat.

error: This content is protected by DMCA