Kode Error Indonesia
ADVERTISEMENT / IKLAN
Sponsor
Kode Error 35Coba Restart & PeriksaTingkat DIY: Mudah (5 - 10 Menit)✓ Verifikasi Resmi Produsen

Kode Error 35 Multifunction Printer Brother: Arti dan Cara Mengatasinya

JAWABAN SINGKAT & SOLUSI CEPAT:

Kode error 35 pada printer multifungsi Brother menunjukkan adanya gangguan pada komponen pemindai atau scanner yang gagal melakukan inisialisasi pergerakan.

📌Poin Penting Diagnostik:

  • Kode error 35 mengindikasikan masalah pada mekanisme scanner printer Brother.
  • Penyebab umumnya adalah kunci pengaman scanner yang masih terkunci atau hambatan fisik pada jalur lampu CIS.
  • Lakukan pemeriksaan fisik sederhana pada area kaca flatbed dan bersihkan dari kotoran.
  • Jika restart dan pembersihan luar tidak berhasil, perbaikan profesional diperlukan karena masalah kabel FFC.
ADVERTISEMENT / IKLAN
Sponsor

Apa Arti Kode Error 35?

Sistem mendeteksi bahwa unit pemindai (scanner) tidak dapat bergerak secara bebas ke posisi awal (home position) saat printer dinyalakan atau sedang memproses perintah pindai.

Kode error 35 ini biasanya sering muncul pada perangkat Multifunction Printer merek Brother seperti pada seri dan model Brother MFC Monochrome Laser (MFC-L2710DW, MFC-L2750DW), Brother DCP Color Laser (DCP-L3560CDW, DCP-L3550CDW), serta varian model sejenis yang menggunakan sistem modul kontrol serupa di Indonesia.

Kondisi Teknis Internal Perangkat:

Sensor optik pada unit scanner gagal membaca titik referensi awal saat lampu pemindai mencoba bergerak ke posisi semula saat booting.

Gejala yang Mungkin Dirasakan Pengguna:

  • Lampu indikator atau layar LCD menampilkan pesan error 35
  • Lampu pemindai di bawah kaca tidak mau bergerak atau berkedip
  • Proses booting printer berhenti di tengah jalan
Variasi Tampilan Display: Kode ini terkadang sering terbaca sebagai 3S, B5, 55 pada jenis layar alfanumerik tertentu.
ADVERTISEMENT / IKLAN
Sponsor

Langkah Pemeriksaan Aman Mandiri

🛠️ Peralatan Sederhana yang Dibutuhkan: Kain mikrofiber bersih, Tanpa alat berat
💡 Rekomendasi Utama: Matikan printer, periksa apakah ada hambatan fisik atau kunci pengaman scanner, lalu nyalakan kembali.
1Periksa Kunci Pengaman Scanner

Cek apakah printer Anda memiliki tombol atau tuas pengaman scanner (biasanya pada model tertentu) dan pastikan tidak terkunci.

Hasil yang Diharapkan: Tuas berada pada posisi terbuka (unlock).
Langkah Jika Masih Gagal: Lanjut ke pemeriksaan kebersihan jalur scanner.
2Cek Hambatan Fisik pada Kaca

Buka cover atas printer dan pastikan tidak ada benda asing, debu tebal, atau penghalang di bawah atau sekitar jalur lampu pemindai.

Hasil yang Diharapkan: Jalur pergerakan lampu scanner bersih tanpa hambatan.
Langkah Jika Masih Gagal: Lakukan restart total pada printer.

Kemungkinan Penyebab Utama

Tuas pengaman scanner masih pada posisi terkunciBisa Cek Sendiri
Terdapat kotoran atau benda asing yang menghalangi jalur pergerakan lampu scannerBisa Cek Sendiri
Kabel fleksibel (FFC) scanner longgar atau rusak di dalamTindakan Teknisi
Motor penggerak scanner mengalami kerusakan mekanisTindakan Teknisi

Petunjuk Restart & Peringatan Keamanan

Cara Restart yang Aman:

Tekan tombol power untuk mematikan printer, cabut kabel daya dari stopkontak selama 60 detik, colokkan kembali, lalu nyalakan printer.

🚫 Hentikan Penggunaan Segera Jika Terjadi:
  • Tercium bau terbakar dari area bodi printer
  • Terdengar suara berderak keras dari dalam modul scanner saat dinyalakan
ADVERTISEMENT / IKLAN
Sponsor
📞

Layanan Pelanggan Resmi Brother

Call Center Resmi:0800-1-40-1656
Jam Operasional:Senin - Jumat: 08.30 - 17.00 WIB

Pertanyaan Umum (FAQ)

Q: Apa arti kode error 35 pada printer Brother?

A: Kode error 35 menunjukkan adanya gangguan pada unit pemindai (scanner) yang gagal bergerak ke posisi awal.

Q: Apakah saya bisa memperbaiki error 35 sendiri?

A: Ya, jika disebabkan oleh hambatan fisik atau kotoran sederhana. Namun jika masalahnya pada komponen internal, Anda memerlukan teknisi.

Q: Apakah printer masih bisa untuk mencetak saat muncul error 35?

A: Biasanya fungsi cetak (print) mungkin diblokir karena sistem mendeteksi kegagalan pada inisialisasi perangkat secara menyeluruh.